7 PERMAINAN ANAK TAHUN 90an

7 PERMAINAN ANAK TAHUN 90an

Tentang permainan anak

Rasanya sangat menarik untuk kembali dikenang. Bisa dibilang, era 90an adalah zaman di mana banyak permainan menyenangkan yang selalu dimainkan bersama teman usai pulang sekolah. Belum adanya teknologi yang secanggih sekarang, sehingga waktu luang tidak dihabiskan dengan bermain gadget.

Berikut ini beberapa permainan anak 90an yang terkenal dimainkan anak-anak kala itu.

Lompat Tali Atau Lompat Karet

Permainan ini sering dilakukan oleh anak perempuan, pada saat itu permainan ini begitu populer sehingga biasanya pada sore hari, anak-anak akan berkumpul di lapangan bermain, kemudian membagi tim menjadi dua. Bagi yang jago melompat, mereka akan merasa diagung-agungkan, karena permainan ini memang mengandalkan skill melompat yang baik.

Tapak Gunung

Kalian pasti masih ingat dengan permainan ini kan? Tentu saja, permainan ini begitu populer pada masanya. Bahkan sebagian anak anak masih sering memainkannya hingga saat ini. Meskipun sudah jarang terlihat.  Permainan ini mengharuskan kita untuk melompat menggunakan satu kaki sesuai dengan petak-petak yang sudah digaris sebelumnya. Namun sebelum melompat, kita harus melempar batu pipih pada kotak tersebut untuk menandakan level yang sudah kita raih. Semakin jauh, maka semakin dekat dengan gelar juara.

Gobak Sodor 

Permainan yang mengandalkan ketangkasan ini dilakukan oleh dua tim. Yang satu sebagai penjaga yang satu lagi sebagai pelari yang harus menerobos penjagaan dari lawan. Tim yang semua anggotanya lebih dulu mampu menerobos hingga penjagaan terakhir, dia dinyatakan sebagai pemenang.

Batu Tujuh 

Batu yang ditumpuk sebanyak tujuh tingkat harus dijatuhkan oleh pelempar, dan apabila tumpukan itu terjatuh maka yang harus menjadi pecundangnya adalah orang yang sebelumnya melempar tetapi tidak kena tumpukan itu. Dan penjaga harus menumpuk kembali sambil mencari pemain-pemain lainnya, jika bertemu maka tumpukan itu harus dilangkahi sebagai tanda bahwa orang tersebut sudah ditemukan.

Benteng 

Permainan yang mengandalkan ketangkasan ini dilakukan oleh dua tim. Yang satu sebagai penjaga yang satu lagi sebagai pelari yang harus menerobos penjagaan dari lawan. Tim yang semua anggotanya lebih dulu mampu menerobos hingga penjagaan terakhir, dia dinyatakan sebagai pemenang.

Tam-tam Buku 

“Tam tam buku, seleret tiang bahu, patah lembing, patah paku, anak belakang tangkap satu , bunyi lonceng pukul satu” Masih ingat gak dengan kalimat yang bisa dinyanyikan diatas? Permainan ini sangat menyenangkan karena dilakukan dengan ramai-ramai. Ada dua orang yang bertugas sebagai gerbang penjaga yang nantinya akan menangkap pemain yang kebetulan tepat berhenti di gerbang tersebut saat lagunya telah usai.

Kelereng “Gundu” 

Rindu sekali rasanya dengan permainan yang satu ini, atmosfir saat berhasil mengeluarkan kelereng-kelereng itu masih melekat dihati. Permainan kelereng banyak sekali jenisnya, tak heran di setiap daerah memiliki peraturannya masing-masing. Saya masih ingat, dulu permainan yang saya sering lakukan adalah “Koder” entah daerah kalian menyebutnya apa, yang pasti kelereng akan dikumpulkan di tengah-tengah lingkaran. Dan para pemain diharuskan untuk mengeluarkan kelereng-kelereng tersebut dengan cara menyentuhnya!

Bagaimana? Rindu bukan dengan masa-masa itu? Oleh sebabnya, kita sebagai warga Indonesia mesti melestarikan permainan-permainan tradisional luhur yang ada sejak dulu. Hal ini agar budaya kita tetap terjaga keutuhannya. Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang tak kalah menyenangkan dengan gadget-gadget yang merebak saat ini, tetapi saya rasa permainan-permainan yang disebutkan diatas sudah cukup membuat kita merasakan nostalgia yang mendalam karena memang tidak dapat dipungkiri, permainan tersebut memang sangat menyenangkan. Selamat bernostalgia!

Comments are closed.